Keterpaduan antarketerampilan berbahasa



Keterpaduan antarketerampilan berbahasa (keterpaduan dalam ;bidang studi bahasa) terjadi dalam berbagai cara. Ada berbagai pendekatan yang disarankan oleh busching dan Schwartz antara lain model pertukaran komunikasi dan model pemecahan masalah pribadi. Masing-masing pendekatan memberikan kesempatan belajar bahasa yang tidak sama kepada anak-anak, dan semua memiliki keuntungan dalam penerapan kurikulum terpadu.
1.     Model Pertukaran Komunikasi
        Banyak kegiatan yang berupa percakapan secara semerta (spontan) dengan saling memberikan informasi. Misalnya dalam bermain “berjualan”, anak dengan sendirinya akan melakukan pertukaran komunikasi berupa menawarkan, menawar, mempengaruhi, menyetujui, dan sebagainya.
2.     Model Pemecahan Masalah Pribadi
        Anak – anak sering merasa tidak tenang karena masalah yang di hadapi, misalnya: kehilangan pensil , penggaris dan sebagainya. Guru dapat mengadakan diskusi tidak resmi untuk mengatasi masalah tersebut. Pembelajaran dimulai dengan diskusi kelompok dimana tugas tiap kelompok adalah memberikan gagasan tentang bagaimana terjadinya kehilangan barang tersebut. Selanjutnya setiap kelompok menuliskan hasil diskusi , kemudian wakilo setiap kelompok melaporkan hasil diskusinya di depan kelas.
Adapun keunggulan model pemecahan masalah pribadi sebagai berikut:
1. Melatih siswa untuk bersosialisasi dalam mendiskusikan masalah .
2. Memecahkan masalah yang dihadapi secara realistis
3. Mengidentifikasi dan melakukan penyelidikan.
4. Menafsirkan dan mengevaluasi hasil pengamatan.
5. Merangsang perkembangan kemajuan berfikir siswa untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dengan tepat
Adapun kelemahannya adalah:
Jika ada siswa yang malas untuk berpikir, dia hanya akan ikut pendapat dari teman-temannya tanpa berpikir panjang mengenai masalah yang tengah di sugukan.

1 comment: